Rabu, 15 Oktober 2014

Jangan Hinakan Dirimu

Tidaklah menghormati wanita kecuali orang-orang mulia. Dan tidaklah yang menghinakan wanita kecuali orang yang hina pula (HR. Ibu Asakir)

Wahai lelaki, ketika kau menghinakan seorang wanita dengan menarik ulur perasaannya, apalagi menodainya, sesungguhnya kau tengah menghinakan dirimu sendiri.

Dan jika kau memuliakan wanita dengan mendatangi orang tuanya lalu meminta wanita tersebut sebagai istrimu sesungguhnya kau tengah memuliakan dirimu sendiri.

Jangan asal bertindak sebelum berpikir akan akibat.
Jangan asal mengumbar cinta dan nafsu tanpa pernah berpikir apa yang akan terjadi padamu.

Meskipun kau seorang lelaki yang bebas, meski kau merasa menarik ulur perasaan wanita bahkan menodainya tak akan berdampak apa-apa untuk hidupmu.

Percayalah, semua keburukan itu akan kembali padamu.
Dan semua kebaikan akan kembali padamu juga.

Sebelum bertindak mengorbankan perasaan wanita, bayangkan jika ibu atau adikmu diperlakukan seperti itu oleh orang lain, tentu kau tak akan mau.

Bayangkan jika masa depan adikmu hancur oleh tindakan bejat dari pacarnya, tentu kamu pun tak menginginkannya.

Jika itu masih belum cukup untuk membuatmu sadar, ingatlah kau kelak kan punya istri dan anak perempuan. Tentu kau tak mau juga mereka diperlakukan buruk oleh orang lain.

Maka jangan pernah menghinakan wanita, muliakanlah mereka karena tanpa wanita di dunia hidupmu tak akan sempurna.
Jangan Hinakan Dirimu

Tidaklah menghormati wanita kecuali orang-orang mulia. Dan tidaklah yang menghinakan wanita kecuali orang yang hina pula (HR. Ibu Asakir)

Wahai lelaki, ketika kau menghinakan seorang wanita dengan menarik ulur perasaannya, apalagi menodainya, sesungguhnya kau tengah menghinakan dirimu sendiri.

Dan jika kau memuliakan wanita dengan mendatangi orang tuanya lalu meminta wanita tersebut sebagai istrimu sesungguhnya kau tengah memuliakan dirimu sendiri.

Jangan asal bertindak sebelum berpikir akan akibat.
Jangan asal mengumbar cinta dan nafsu tanpa pernah berpikir apa yang akan terjadi padamu.

Meskipun kau seorang lelaki yang bebas, meski kau merasa menarik ulur perasaan wanita bahkan menodainya tak akan berdampak apa-apa untuk hidupmu.

Percayalah, semua keburukan itu akan kembali padamu.
Dan semua kebaikan akan kembali padamu juga.

Sebelum bertindak mengorbankan perasaan wanita, bayangkan jika ibu atau adikmu diperlakukan seperti itu oleh orang lain, tentu kau tak akan mau.

Bayangkan jika masa depan adikmu hancur oleh tindakan bejat dari pacarnya, tentu kamu pun tak menginginkannya.

Jika itu masih belum cukup untuk membuatmu sadar, ingatlah kau kelak kan punya istri dan anak perempuan. Tentu kau tak mau juga mereka diperlakukan buruk oleh orang lain.

Maka jangan pernah menghinakan wanita, muliakanlah mereka karena tanpa wanita di dunia hidupmu tak akan sempurna.


Senin, 13 Oktober 2014

My Family Zealotous GOF



PUISI

Purnama Malam Minggu
Terang cahayanya
Bulan purnama
Tlah aku saksikan
Saat bersamanya

Ingin aku menggenggamnya
Akan ku berikan purnama
Terlebih untuk sahabatku
Dan untuknya yang ku rindu

Purnama malam ini
Kenangan terindah bagiku
Karena ku bisa mengukir

Satu malam dalam hati



                                                      Tasikmalaya, 11 october 2014 at 09.19 pm







Senja Hari itu
Kulihat pancaran sinarnya
Gambaran hati yang bahagia
Manakala bersama dengan yang dicinta
Yang terpisah sekian lama

Senja hari itu
Hatiku dan hatimu bersatu
Berlari memburu
Harapan yang teguh

Biarkan ku genggam
Satu harapan yang melebur
Aku tak akan menyerah
Karena aku tlah mengatur

Tasikmalaya, 09 October 2014 at 05.20 pm





MalaM ASA
Rintik hujan basahi bumi
Ku pandangi tetesnya yang terjatuh
Seperti ingin ku genggam
Sebuah harapan yang asa

Mentari yang ditelan malam
Mendung,,,
Gelap…
Bak hati yang digelapi rindu

Tergambar wajah satu insan
Pernah tinggal dalam benak
Namun kini dimiliki orang
Dan aku hanya bisa menggenggam harap yang asa

Tasikmalaya, senin 29 sept 2014 pukul 12.31 am


Rabu, 08 Oktober 2014

Malam Asa

MalaM ASA
Rintik hujan basahi bumi
Ku pandangi tetesnya yang terjatuh
Seperti ingin ku genggam
Sebuah harapan yang asa

Mentari yang ditelan malam
Mendung,,,
Gelap…
Bak hati yang digelapi rindu

Tergambar wajah satu insan
Pernah tinggal dalam benak
Namun kini dimiliki orang
Dan aku hanya bisa menggenggam harap yang asa


Tasikmalaya, senin 29 sept 2014 pukul 12.31 am

SEJARAH OSI

Pada tahun 1977 di Eropa, badan International Organization for Standardization (ISO) mengembangkan sebuah model standarisasi protokol international yang disebut Open System Interconnection (OSI) untuk kebutuhan kompatibilitas. ISO membuat standar tersebut agar produk dengan vendor berbeda dapat saling berkomunikasi dan meningkatkan skala ekonomisnya. Dan faktanya OSI merupakan referensi yang telah digunakan mereka dan disederhanakan menjadi TCP/IP model yang akan kita bicarakan lebih lanjut.
OSI Model adalah model atau acuan arsitektural utama untuk network yang mendeskripsikan bagaimana data dan informasi network di komunikasikan dari sebuah aplikasi komputer ke aplikasi komputer lain melalui sebuah media transmisi.
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protocol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN ada yang memakai standar yang dihasilkan IEEE.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
Prinsip-prinsip yang digunakan dalam menentukan lapisan OSI (ISO 7498), yaitu:

  • Tidak menciptakan banyak lapisan membuat tugas insinyur sistem menjabarkan dan menggabungkan lapisan lebih susah dibandingkan arti pentingnya.
  • Menciptakan suatu batas pada titik di mana penjabaran layanan menjadi keil dan jumlah interaksi sepanjang batas diminimalisir.
  • Menciptakan lapisan-lapisan terpisah untuk menangani fungsi-fungsi yang secara nyata berbeda dalam proses yang ditampilkan atau teknologi yang dilibatkan.
  • Mengumpulkan fungsi-fungsi yang mirip menjadi lapisan yang sama.
  • Memilih batas-batas pada titik di mana pada percobaan sebelumnya berhasil dilakukan.
  • Menciptakan suatu lapisan dari fungsi-fungsi yang dapat ditempatkan dengan mudah agar lapisan dapat dirancang kembali secara total dan protocol-protocolnya berubah dalam sebuah cara utama agar dapat mengambil keuntungan dari perkembangan baru dalam bidang arsitektur.
  • Menciptakan suatu batas dimana batas tersebut mungkin berguna pada beberapa hal untuk mempunyai kesuaian interface terstandarisasi.
  • Menciptakan suatu lapisan di mana diperlukan suatu abstraksi yang berbeda dalam menangani data (sebagai contoh morfologi, sintaksis, dan semantik).
  • Memungkinkan perubahan fungsi-fungsi atau protocol yang dibuat di dalam sebuah lapisan tanpa mempengaruhi lapisan-lapisan yang lain.
  • Hanya menciptakan lapisan atas dan lapisan bawah untuk setiap batas-batas lapisan.
  • Menciptakan subgrup dan susunan fungsi-fungsi selanjutnya untuk membentuk sublapisan dalam kasus di mana diperlukan layanan komunikasi yang benar-benar berbeda.
  • Bila perlu, menciptakan dua sublapisan atau lebih dengan kegunaan umum dan juga minimal untuk memungkinkan operasi interface dengan lapisan-lapisan yang berdekatan.
  • Memungkinkan saling melewatkan pada sublapisan-sublapisan.
  • Membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerjasama.
  • Membuat standarisasi yang dapat dipakai vendor untuk mengurangi kerumitan perancangan.
  • Standarisasi interface.
  • Modular engineering.
  • Membuat perangkat menjadi bentuk modular, sehingga pengguna dapat menggunakan modul yang dibutuhkan saja.
  • Kerjasama dan komunikasi teknologi yang berbeda.
  • Memudahkan pelatihan network.
  • Mengurangi kompleksitas, sehingga dapat didefiniskan lebih detail.
  • Dapat mempelajari protokol secara detail.
  • Membuat lingkungan dapat saling terkoneksi.
  • Untuk berkomunikasi dapat dengan segera menggunakan layer dibawahnya

Prinsip-prinsip serupa juga diterapkan untuk sublayering:
proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi a ntarperangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung. Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

Manfaat OSI Layer:


Jumat, 10 Januari 2014

kata-kata motivasi






Kumpulan Puisi

PANCEN SAJAK BASA SUNDA
WASTA  : EBI NOVIANTI LESTARI
KELAS   : IX – B

SONO ANU BAHEULA
Baheula pasawahan anu ngaplak lega
Tatangkalan anu narangtung jangkung
Ngiuhan bumi, ngiuhan diri
Nyaman, adem, ayem karaosna

Cai anu beresih
Ngademkeun diri
Niiskeun hate

Tapi ayeuna pasawahan di jadikeun bangunan
Tatangkalan di tuar
Manaskeun bumi,manaskeun hate
Teu enak di raosna

Mana sawah anu ngeplak lega
Mana tatangkalan anu narangtung jangkung
Mana cai anu beresih

Abdi sono anu baheula